Archive

Archive for the ‘Health’ Category

to Dongseo Hospital (동서 병원)

December 24, 2008 2 comments

Today, I went to the hospital. Since I live in Korea, I’ve never been in serious problem with my health, unless bad stomachache caused by gastric acid if I eat kimchi (김치) or other food /drink with sour taste. But, my general medical check-up result this year, was not that good as I expected before. Some problems are there, so that I should take further examination. For that reason, I went to see the doctor today.

The doctor said that the result was quite high, then he asked me to have another blood test, and need to see him again on this Saturday. I hope the result will be good, and nothing serious happen to me.

Advertisements

15 Langkah Cinta untuk Hati

November 13, 2007 Leave a comment

Hihihi.. judulnya menarik banget yah 😛 tapi aku langsung bisa menebak kok ini pasti ada hubungannya dengan menjaga hati (beneran hati lho..liver..tau kan??) secara medis. Seperti yang kita tahu, penyebab beberapa penyakit hati seperti Hepatitis A, B, serta varian lainnya, selain karena virus juga banyak disebabkan karena pola hidup kita.

Berikut ini aku sadur artikel yang dimuat di Kompas mengenai beberapa hal yang dapat dilakukan apabila hati telah terpapar virus hepatitis. Semoga bermanfaat..


15 Langkah Cinta untuk Hati

Bila hati telah terpapar virus hepatitis, Anda harus tetap melindunginya. Bicaralah dengan dokter dan pertimbangkanlah hal-hal berikut:

1. Lakukan vaksinasi hepatitis A dan B, bila belum ada antibodi.

2. Jangan memakai alat bergantian, seperti perlengkapan suntikan, sendok, kapas, sedotan, sikat gigi, pisau cukur, gunting kuku, dll.

3. Kurangi atau hentikan konsumsi alkohol karena dapat meningkatkan risiko sirosis dan kanker hati secara bermakna.

4. Bila anda mengidap Hepatitis A dan B, sebaiknya hubungi dokter ahli. Bila Anda mempertimbangkan terapi, yang terbaik adalah pendekatan tim yang terdiri dari spesialis hati, HIV, atau penyakit dalam, dan psikiater.

5. Periksa ke dokter secara berkala, termasuk pemeriksaan enzim hati. Catat hasil tes yang penting, yakni enzim hati, viral load, genotipe.

6. Makan menu seimbang dengan sayuran, buah-buahan, daging tanpa lemak.

7. Kurangi makanan tinggi garam, gula atau lemak, seperti keju, makanan cepat saji, gorengan, biskuit, kue, makanan yang dikemas dengan masa kadaluarsa panjang, makanan instan.

8. Makan protein secara seimbang. Kelebihan protein dapat membebani hati.

9. Minum banyak cairan, terutama air putih, untuk membilas racun dari tubuh.

10. Berolahraga secara teratur dan mengendalikan stress.

11. Hati-hati terhadap asetaminofen (obat pereda sakit non aspirin), terutama dosis tinggi (2.000 mg per hari) karena dapat meracuni hati. Asetaminofen tersedapat dalam banyak macam obat. Karena itu, baca etiket obat secara seksama.

12. Hindari vitamin A, D, E, dan K dengan dosis tinggi.

13. Berbagai zat termasuk jamu dapat menyebabkan efek samping dan berinteraksi dengan obat lain yang dipakai. Rempah atau jamu yang kerap dipakai untuk meningkatkan kesehatan hati adalah temulawak, milk thistle, dandelion, bawang putih, akar likoris, artikok, dan ginko biloba.

14. Hindari rempah yang meracuni hati, seperti peppermint, mestletoe, teh yerba, sassafras, germander, chapparral, pala, valerian, jin bu juan, comfrey.

15. Jangan memakai tambahan zat besi, kecuali diusulkan oleh dokter. Zat besi berlebihan dapat menambah beban pada hati.

Sumber: Gaya Hidup Sehat

Categories: Health, Tips Tags: , ,

Fit dalam 30 menit

November 12, 2007 Leave a comment

Anda tentu berpikir perlu waktu khusus (dan panjang) untuk exercise di pusat  kebugaran. Padahal 30 menit pun sudah cukup efektif.

Stretching (10 menit)

Pemanasan wajib dilakukan agar latihan yang nanti dilakukan tetap terjaga dan terhindar dari cedera. Kram, sendi kaku, otot ketarik, pegal atau linu di badan bagian belakang dapat dihindari dengan pemanasan.

Beberapa pilihan alat seperti threadmill (lari di tempat), cross-trainer (kayuh), atau bike(sepeda), memiliki fungsi sama untuk membakar kalori. Namun dua pilihan terakhir yang paling efektif karena dilakukan oleh tubuh sendiri. Artinya tidak terbantukan mesin seperti pada threadmill.

Sebanyak 80 kalori akan terbakar jika dilakukan dengan speed cukup tinggi dan dilakukan cukup 10 menit. Latihan dengan threadmill dapat dilakukan dengan pola low-fast-low dengan pembagian 5 menit perlahan, 3 menit cepat (lari), 2 menit perlahan kembali (pendinginan).

Selain itu gunakan juga stretch-map yang berbentuk jaring. Lebih efetif dilakukan untuk peregangan. Standar pemanasan seharusnya dilakukan selama 15 menit.

Penggunaan alat (15 menit)

Pilih alat yang memang sesuai dengan kebutuhan. Latihan dengan alat dan angka berat memang diperlukan baik lelaki atau perempuan. Semua alat tersebut untuk pembentukan organ tubuh luar BUKAN untuk mengecilkan atau menguruskan.

Perut

* Abdominal merupakan alat yang bisa jadi pilihan untuk konsentrasi latihan perut. Lakukan sebanyak 3 set dengan masing-masing set sebanyak 15 kali pengulangan. Selain itu, tambahan latihan kombinasi dengan Bench. Juga dilakukan sebanyak 3 set dengan masing-masing 20 -26 kali. Jika memang ingin lebih optimal, lakukan dengan Torso Combination sebanyak 20-25 kali.

* Jika tak punya waktu banyak, latih secara manual dengan melakukan sit-up atau dengan teknik ball-crunch. Bola besar untuk menarik dan melatih otot perut.

Tangan

* Tangan atas belakang (triceps) biasanya disarankan untuk perempuan. Gunakan alat seperti Triceps Extension atau Triceps Press Machine. Lakukan sebanyak 3 set (10-15 pengulangan). Jika terlalu berat, lakukan dengan mengangkatnya ke arah atas lalu ke belakang.

Paha

* Bagian paha yang besar biasanya juga banyak jadi masalah perempuan. Terlalu berlemak atau justru timbul selulit seringkali menggangu penampilan. Alat yang digunakan mengurangi masalah tersebut dan menguatkan otot paha.

* Alat Hip Abducation dilakukan untuk paha bagian dalam. Sementara Hip Abducation untuk paha bagian luar.

Saran Lain

 * Pengaturan nafas yang baik terlebih saat latihan singkat sangat dibutuhkan. Exhale(membuang nafas), dilakukan saat mendorong atau mengangkat beban. Sementara inhale (menarik nafas) saat menarik kembali. Semua ini dilakukan agar bagian yang dilatih menjadi fokus, terutama pada bagian perut.

* Pendingin wajib dilakukan sebelum berbilas atau mandi. Biarkan suhu tubuh kembali normal. Jika ada waktu sauna memang disarankan untuk melancarkan peredaran darah dan membuang kotoran serta racun tubuh. Waktu yang disarankan cukup 10-15 menit.

* Latihan keras mengakibatkan dehidrasi. Hindari minum tonik atau yang memiliki suplemen selama latihan. Justru air putih itu atau mineral sangat dianjurkan selama latihan untuk mengganti kondisi tubuh yang menurun.

* Walau terlihat tak modis, menggunakan aksesori pengaman sangat diperlukan. Sarung tangan akan membuat permukaan telapak tangan terhindar dari kerusakan atau kapalan. Sementara hand band akan mengamankan ankle atau pergelangan tangan dari cedera.

* Pakaian dengan gaya paling seksi memang cocok untuk penampilan, terlebih yang memiliki tubuh mendekati sempurna. Namun, pakaian yang tidak ketat justru lebih baik-agar tak menghambat peredaran darah. (Chic)

Categories: Health, Tips Tags: , ,

Banana

November 8, 2007 1 comment

Barusan beli pisang sama Pita ke supermarket. Setelah sekian lama nggak makan buah, entah kenapa tiba-tiba jadi teringat..pengen makan pisang. Kadang aku memang pemilih, nggak mau yang asam (inget lambung yang gak bakal kuat) dan mudah disantap. Yah aku memang susah banget makan buah. Dasarnya pemalas, nggak makan kalau nggak ada yang nyiapin..hihi 😀 So, pisang jadi alternatif yang paling mudah.

Pisang, di manapun tetap termasuk buah yang terbilang murah. Tapi walaupun demikian, manfaatnya ternyata besar sekali lho. Berikut ada tulisan yang mengupas sedikit tentang pisang. Semoga bermanfaat 🙂

*************************************************************************

After Reading THIS, you’ll NEVER look at a banana in the same way again –

Bananas. Containing three natural sugars – sucrose, fructose and glucose combined with fiber, a banana gives an instant, sustained and substantial boost of energy.

Research has proven that just two bananas provide enough energy for a strenuous 90-minute workout.  No wonder the banana is the number one fruit with the world’s leading athletes.

But energy isn’t the only way a banana can help us keep fit.  It can also help overcome or prevent a substantial number of illnesses and conditions, making it a must to add to our daily diet.

Depression: According to a recent survey undertaken by MIND amongst people suffering from depression, many felt much better after eating a banana.

This is because bananas contain tryptophan, a type of protein that the body converts into serotonin, known to make you relax, improve your mood and generally make you feel happier. 

PMS: Forget the pills – eat a banana.  The vitamin B6 it contains regulates blood glucose levels, which can affect your mood.

Anemia: High in iron, bananas can stimulate the production of hemoglobin in
the blood and so helps in cases of anemia.

Blood Pressure: This unique tropical fruit is extremely high in potassium yet low in salt, making it the perfect food to beat high blood pressure.  So much so, the US Food and Drug Administration has just allowed the banana industry  to make official claims for the fruit’s ability to reduce the risk of high blood pressure and stroke.

Brain Power: 200 students at a Twickenham (Middlesex) school were helped through their exams this year by eating bananas at breakfast, break, and lunch in a bid to boost their brain power. Research has shown that the potassium-packed fruit can assist learning by making pupils more alert.

Constipation: High in fiber, including bananas in the diet can help restore normal bowel action, helping to overcome the problem without resorting to laxatives.

Hangovers: One of the quickest ways of curing a hangover is to make a banana milkshake, sweetened with honey. The banana calms the stomach and, with the help of the honey, builds up depleted blood sugar levels, while the milk soothes and re-hydrates your system.

Heartburn: Bananas have a natural antacid effect in the body, so if you suffer from heartburn, try eating a banana for soothing relief.

Morning Sickness: Snacking on bananas between meals helps to keep blood
sugar levels up and avoid morning sickness.

Mosquito bites: Before reaching for the insect bite cream, try rubbing the affected area with the inside of a banana skin. 

Many people find Seasonal Affective Disorder (SAD): Bananas can help SAD sufferers because they contain the natural mood enhancer tryptophan.

Smoking: Bananas can also help people trying to give up smoking.  The B6,  & B12 they contain, as well as the potassium and magnesium found in them, help the body recover from the effects of nicotine withdrawal.

Stress: Potassium is a vital mineral, which helps normalize the heartbeat, sends oxygen to the brain and regulates your body’s water balance. When we are stressed, our metabolic rate rises, thereby reducing our potassium levels.  These can be rebalanced with the help of a high-potassium banana snack.

Strokes: According to research in “The New England Journal of Medicine, “eating bananas as part of a regular diet can cut the risk of death by stroke by as much as 40%!

Warts: Those keen on natural alternatives swear that if you want to kill off a wart, take a piece of banana skin and place it on the wart, with the yellow side out. Carefully hold the skin in place with a plaster or surgical tape!

So, a banana really is a natural remedy for many ills.  When you compare it to an apple, it has four times the protein, twice the carbohydrates, three times the phosphorus, five times the vitamin A and iron, and twice the other vitamins and minerals. It is also rich in potassium and is one of the best value foods around.

So maybe its time to change that well-known phrase so that we say, “A banana a day keeps the doctor away!”

PASS THIS ON TO ALL OF YOUR ON-LINE FRIENDS and FAMILY

PS : Bananas must be the reason monkeys are so happy all the time

Categories: Foods & Drinks, Health Tags: , ,

Tujuh Cara Meningkatkan Kinerja Otak

September 16, 2007 15 comments

Barusan baca artikel kesehatan di Kompas mengenai tujuh cara meningkatkan Kinerja Otak. Di artikel itu disebutkan bahwa penulis buku Making a Good Brain Great Here, dr. Daniel G. Amen memberikan beberapa tipsnya.

Karena otak kita yang tersusun atas sekitar 80% air, maka apa yang akan terjadi kalau kita kekurangan air? Jadi, jangan pernah sepelekan pasokan air dalam tubuh kita. Begitu pula dengan diet dan gizi yang terkandung dalam asupan makanan kita. Disarankan untuk melakukan diet rendah kalori, serta mengkonsumsi makanan yang mengandung zat-zat seperti asam lemak omega-3, antioksidan, protein, lemak, dan karbohidrat dalam keadaan seimbang.

Well, gak terlalu sulit untuk dijalani kan? 🙂 Berikut ini artikel lengkapnya:


Tujuh Cara Meningkatkan Kinerja Otak

Untuk meningkatkan kinerja otak, dr. Daniel G. Amen, menulis buku Making a Good Brain Great Here, memberikan tujuh tips berikut:

1. Tingkatkan asupan air

Ingat, otak kita tersusun atas 80% air. Dehidrasi ringan saja dapat meningkatkan produksi hormon stres yang dapat merusak otak kita.

2. Batasi asupan kalori

Penelitian pada hewan dan manusia mengindikasikan bahwa diet dengan kalori terbatas baik bagi otak dan memperpanjang usia. Makan dalam jumlah lebih sedikit dapat memicu mekanisme tertentu di dalam tubuh untuk meningkatkan produksi nerve growth factors, yang bermanfaat bagi otak.

3. Konsumsilah asam lemak omega-3

Ikan, minyak ikan, dan DHA, merupakan salah satu bentuk asam lemak omega-3. Penelitian dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa diet yang kaya asam lemak omega-3 membantu meningkatkan keseimbangan emosional dan mood yang sehat, mungkin karena DHA merupakan komponen utama dari deretan dendrit otak.

4. Konsumsilah sumber antioksidan

Vitamin E dan C merupakan sumber antioksidan. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa asupan antioksidan dari buah dan sayur secara signifikan mengurangi penurunan kemampuan kognitif kita.

5. Konsumsi protein, lemak baik, dan karbohidrat dalam porsi seimbang

Karenanya, pada setiap makanan atau kue, cobalah untuk mendapatkan protein, karbohidrat, dan lemak dalam keadaan seimbang.

6. Masukkan 24 bahan pangan sehat dalam diet harian Anda

Bahan-bahan pangan tersebut meliputi: sumber protein (ikan: salmon, tuna, makerel, hering; unggas: kalkun tanpa kulit; daging merah: sapi dan babi♦; telur; tahu dan produk olahan kedelai; susu dan produksi olahannya; bebijian; garbanzo beans dan lentil; kekacangan), karbohidrat kompleks (bery-beryan; blueberry; raspberry; stroberi; blackberry; jeruk; cherry; buah persik; brokoli; gandum; lada merah dan kuning; labu; bayam; tomat; ubi jalar), lemak (alpukat; minyak zaitun; buah zaitun), serta cairan (air, teh hijau atau hitam).

7 . Konsumsi camilan rendah kalori

—————————————————————

♦: Since i couldn’t take this meat, so i prefer to take lamb (it’s my fav also)

Categories: Health, Tips Tags: , ,